Mencapai Dao melalui Keluarga
“Anak ini lumayan.”
“Hmph, berani-beraninya Keluarga Han memiliki keturunan sekeji ini. Kau mencari mati!”
“Ah, kasihan sekali. Kau hidup sendirian sepanjang hidupmu. Untung aku melihatnya dan datang menyelamatkanmu.”
“Anak ini juga lumayan. Dia tahu bagaimana menahan diri.”
Han Yunjin bergumam sendiri. Pemandangan itu tampak cukup lucu di mata Han Jue.
Setelah waktu yang lama berlalu, Han Yunjin masih larut dalam pengintaiannya. Melihat bahwa putranya itu sepertinya belum akan berhenti dalam waktu dekat, Han Jue berdeham pelan.
Han Yunjin terkejut. Ia berbalik dan mendapati ayahnya berdiri di sana. Seketika, ia berlutut dan bersujud.
“Salam… Ayah…”
Han Yunjin merasa sangat gugup sekaligus malu. Jangan-jangan ayahnya telah melihat tingkah memalukannya tadi?
Ayahnya jarang datang menemuinya. Ia sama sekali tidak menyangka ayahnya akan melihatnya sedang mengintai keturunan mereka.
Han Yunjin merasa sangat canggung dan berharap bisa menemukan lubang untuk bersembunyi.
Han Jue tidak menggodanya. Bagaimanapun juga, hubungan ayah dan anak mereka tidak sedekat hubungannya dengan Chu Xiaoqi. Ia pun mulai menanyakan apa saja yang sedang Han Yunjin lakukan belakangan ini.
Han Yunjin menjadi semakin bersemangat. Apakah ayahnya datang khusus untuk mengunjunginya?
Ia tahu bahwa ayahnya adalah sosok terkuat di dunia. Ayahnya tidak mungkin datang tanpa alasan.
Mereka mengobrol selama beberapa jam sebelum Han Jue mulai berkhotbah tentang Dao.
Suara Dao dari Creator Lord secara langsung membuat Han Yunjin, yang telah mencapai tingkat Great Dao Sage, jatuh ke dalam keadaan pencerahan.
Beberapa waktu kemudian, Han Yunjin membuka mata. Ia merasa seluruh dunia telah berubah.
Awalnya, ia mengira ayahnya telah pergi. Namun, ia mendapati Han Jue sedang mengutak-atik cermin miliknya di kejauhan.
Han Yunjin segera menghampirinya lalu membungkuk.
Ia menggaruk kepala dan berkata, “Ini adalah Dharma Treasure yang kubuat dengan karma garis keturunan Keluarga Han sebagai fondasinya. Benda ini tidak berguna. Aku hanya bisa menggunakannya untuk melihat keturunan Keluarga Han. Maafkan aku, Ayah.”
Dengan kemampuan Han Jue, Dharma Treasure semacam itu sama sekali tidak diperlukan. Ia dapat melihat seluruh keturunannya yang tersebar di myriad worlds hanya dengan sekali pandang.
Meskipun Han Yunjin tampak gelagapan dan tak tenang di hadapannya, di dalam Heavenly Dao, kedudukan Han Yunjin tidak kalah dari para Sage generasi terdahulu.
Han Jue tersenyum.
“Lumayan. Kalau dipikir-pikir, Keluarga Han bisa berkembang hingga seperti sekarang berkat dirimu. Meskipun kau tidak memiliki potensi kultivasi seperti saudara-saudaramu, aku selalu melihat semua usahamu. Aku sangat senang. Di antara anak-anakku, kaulah yang paling membuatku puas dan paling kuharapkan.”
Kata-kata itu membuat Han Yunjin sangat bersemangat. Bahkan, air mata menggenang di sudut matanya.
Ia tidak berpura-pura. Perasaannya benar-benar tulus. Sejak kecil, ayahnya tidak pernah memujinya seperti itu. Selama ini, ia juga selalu menantikan pengakuan tersebut.
Kini, Han Yunjin tidak kekurangan apa pun. Satu-satunya hal yang paling ia dambakan adalah pengakuan dari ayahnya—pengakuan dari sosok terkuat di dunia.
Han Yunjin berusaha sekuat tenaga mengendalikan emosinya. Ia merasa kerja kerasnya selama ratusan juta tahun tidak sia-sia.
Sebelum pergi, Han Jue menghadiahkan sebuah Chaotic Supreme Treasure kepada Han Yunjin. Ia tidak memberinya tugas apa pun untuk masa depan. Anak ini telah melakukan semuanya dengan baik dan tidak perlu lagi diajari.
Setelah ayahnya pergi, aula itu kembali sunyi. Han Yunjin menarik napas dalam-dalam, lalu tatapannya berubah tegas.
Ia memahami maksud ayahnya!
Ayahnya ingin ia terus mengembangkan Keluarga Han dan telah mengakui bahwa keputusan untuk menyerahkan wewenang Keluarga Han kepadanya adalah keputusan yang tepat. Mungkin, inilah caranya mencapai Dao.
Orang lain menggunakan dunia untuk mencapai Dao, sedangkan ia mungkin dapat menggunakan keluarganya untuk mencapai Dao!
…
Dao Mystic Realm dikelilingi ribuan dunia fana. Dunia-dunia fana itu saling bertumpang tindih. Di atasnya terdapat Immortal World, tempat para kultivator yang telah mencapai tingkat di atas Mahayana Realm berada. Di bawahnya terdapat dunia fana tempat seluruh makhluk hidup menanggung penderitaan.
Di pusat myriad worlds, tak terhitung…
Bebatuan memadat menjadi daratan yang terus meluas.
Di sebuah Immortal World, Chu Xiaoqi menunggangi awan dan kabut, menjelajahi dunia.
Sejak mencapai Immortal World, ia terus mencari Tang Wan. Namun, ada begitu banyak wanita bernama Tang Wan di dunia ini. Setelah membandingkan penampilan mereka, ia tahu tak satu pun dari mereka adalah orang yang dicarinya.
Chu Xiaoqi menjelajahi Immortal World selama ratusan tahun, tetapi tidak menemukan jejak Tang Wan. Meski begitu, ia sama sekali tidak kecewa. Selama perjalanan, ia memperoleh banyak kesempatan besar dan cultivation-nya meningkat pesat.
Bahkan menurutnya, pengalaman selama bertahun-tahun itu begitu mendebarkan dan legendaris—jauh lebih menggugah jiwa daripada kisah-kisah yang dahulu diceritakan kakeknya.
Pada hari itu, Chu Xiaoqi tiba di sebuah immortal land.
Setiap Immortal World memiliki kekuatan ortodoks para immortal yang bertugas mengatur Three Realms. Immortal World ini pun demikian. Para immortal di sana secara kolektif dikenal sebagai Divine Race.
Divine Clan hendak merekrut para immortal di immortal land tersebut. Chu Xiaoqi merasa, jika ia menjadi seorang immortal, mungkin ia akan lebih mudah menemukan Tang Wan. Setidaknya, itu akan jauh lebih mudah daripada dengan identitasnya sekarang. Para immortal mampu melihat menembus Three Realms.
Dengan cultivation-nya, menjadi seorang Immortal God bukanlah perkara sulit. Namun, yang mengejutkan Chu Xiaoqi adalah kenyataan bahwa ia bukanlah peserta paling menonjol.
Orang paling berbakat dalam Immortal Ascension Meeting itu adalah seorang pemuda yang bahkan lebih muda darinya. Namanya Chen Jue, dan tingkat cultivation-nya jauh melampaui Chu Xiaoqi.
Itulah pertama kalinya Chu Xiaoqi bertemu dengan seorang genius seperti itu.
Cakrawalanya pun terbuka.
Setelah menjadi Immortal God, Chen Jue tetap bersinar terang. Chu Xiaoqi kerap mendengar berbagai legenda tentang dirinya.
Tanpa sadar, melampaui Chen Jue telah menjadi tujuan Chu Xiaoqi. Ia bahkan tidak lagi terburu-buru mencari Tang Wan.
Di atas lautan awan putih, sebuah istana berdiri bagaikan lautan bintang yang terbentang di tengah halaman.
Han Tuo dan Han Yunjin sedang minum bersama.
Han Yunjin bertanya dengan rasa ingin tahu,
“Chu Xiaoqi ini muridmu? Potensinya biasa saja.”
Pertemuan antara Chen Jue dan Chu Xiaoqi merupakan hasil campur tangan Han Tuo.
Han Tuo tersenyum.
“Benar. Bakat anak ini memang biasa saja, tetapi takdirnya luar biasa. Chen Jue memiliki bakat yang sangat tinggi, hanya saja temperamennya kurang baik. Biarkan mereka menjadi batu asah bagi satu sama lain.”
Han Yunjin tersenyum.
“Aku hanya berani menyetujuinya karena kau yang mengatakannya. Third Sister sangat menghargai Chen Jue. Dia bahkan menghentikan Heavenly Court yang hendak merekrutnya.”
Di antara Big Brother dan Third Sister, Han Yunjin tahu betul siapa yang memiliki suara lebih besar. Han Ling seharusnya tidak akan menyalahkannya.
Han Yunjin mengalihkan pembicaraan.
“Namun, kalau dipikir-pikir, Dao Mystic Realm pada akhirnya berada di bawah kendali Formless World. Jangan-jangan…”
Formless World tidak akan menolak jika para ahli lain memasukkan para genius ke dalam Dao Mystic Realm. Bahkan, ia justru menantikannya.
Han Yunjin hanya khawatir Chen Jue akan mati di Dao Mystic Realm.
Han Tuo berkata,
“Jangan khawatir. Hubunganku dengan Formless World cukup baik.”
Formless World merupakan eksistensi di bawah Formless Transcendent Deity dan setia kepada Han Jue. Karena itu, Formless World tentu tidak akan bertindak melawan keluarga Han.
Han Yunjin tidak mengetahui keberadaan tingkatan Dao Creator, sehingga ia merasa cemas. Namun, setelah mendengar jaminan Han Tuo, hatinya pun tenang.
Han Tuo memang selalu dapat diandalkan. Setidaknya, ia jauh lebih bisa diandalkan daripada saudara-saudaranya yang lain.
Pada saat itu, sesosok bayangan terbang mendekat dan berlutut di hadapan mereka.
“Sage, Sage Concubine Yuan sedang dalam masalah! Anda harus menyelamatkannya!”
Han Yunjin mengerutkan kening.
Sage Concubine Yuan adalah seorang Zenith Heaven Golden Immortal. Bagaimana mungkin persalinan bisa menyulitkannya?
Ia segera berpamitan kepada Han Tuo, lalu pergi bersama para bawahannya.
Semula Han Tuo tidak terlalu memedulikannya. Namun, tiba-tiba ia mengerutkan kening dan menoleh ke belakang.
“Perasaan ini… Bagaimana mungkin…”
Bukan hanya Han Tuo. Keturunan keluarga Han lainnya juga merasakan hal yang sama.
Primordial Chaos.
Di dalam sebuah aula yang gelap, Han Huang yang sedang bermeditasi tiba-tiba membuka matanya.
Akhir Chapter 1138
💬Komentar (0)
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *