Killing God and Virtuous Sage
Han Jue, yang telah melampiaskan kebencian dalam hatinya, merasa jengkel ketika melihat sosok-sosok berdiri di ujung kehampaan dari segala arah. Ia mengibaskan tangan kanannya, dan tubuh serta jiwa mereka seketika hancur.
Mereka bahkan tidak sempat menjerit!
Para raksasa kuno yang menguasai dunia-dunia dalam domain Shi Tian itu sama sekali tak berdaya di hadapan Han Jue.
Sungguh membosankan.
Han Jue tidak merasa senang maupun sedih. Ia terus melangkah maju.
Ia berniat menjelajahi berbagai Great Dao Worlds sambil membantai siapa pun yang menghalangi jalannya. Reputasi bengisnya pun kian tersohor.
[Shi Tian’s Immeasurable Destruction Venerable mengirimi Anda sebuah mimpi. Apakah Anda menerimanya?]
Han Jue mengabaikan notifikasi itu dan terus melangkah.
Shi Tian’s Immeasurable Destruction Venerable murka. Ia ingin mengabaikan martabatnya dan mengusir Han Jue secara paksa, tetapi ia gagal.
“Mustahil…”
Shi Tian’s Immeasurable Destruction Venerable terkejut. Dalam sekejap, ia menebak identitas pihak lain.
Dao Creator!
Namun, aura pihak lain terasa sangat asing baginya. Ia sama sekali tidak mampu melihat menembusnya, apalagi menebak asal-usulnya.
Perasaan yang ditimbulkan aura itu juga berbeda dari Ninth Chaos, Divine Might Heavenly Sage, Chaotic Consciousness, Formless Transcendent Deity, maupun Yin-Yang Purity Nirvana Deity.
Terlebih lagi, dengan tindakan seperti ini…
“Dark Forbidden Lord?!”
Shi Tian’s Immeasurable Destruction Venerable terguncang oleh dugaannya sendiri. Jika pihak itu benar-benar Dark Forbidden Lord, ia bukanlah seseorang yang mampu ia hadapi.
Ia segera pergi mencari Ninth Chaos.
Sebuah pohon raksasa berdiri di atas daratan terapung, jauh di dalam blank domain. Pohon itu memiliki begitu banyak dahan, dan setiap daunnya menyimpan sebuah space-time dimension yang tampak seperti diselimuti tetesan air.
Ninth Chaos duduk bermeditasi dengan tenang di bawah pohon tersebut. Shi Tian’s Immeasurable Destruction Venerable baru saja pergi.
Ninth Chaos menyingkirkan kabut yang menyelimutinya dan memperlihatkan wujud sejatinya. Sosoknya menyerupai manusia, tetapi wajahnya sangat aneh. Kulitnya pucat tanpa sedikit pun warna darah, sementara wajahnya sama sekali tidak memiliki fitur. Hanya tonjolan samar yang menyerupai mulut dan hidung. Rambut panjangnya yang bagaikan air terjun terurai di belakang jubah hitamnya.
Sebuah bayangan muncul. Wujudnya sangat mirip dengan Ninth Chaos. Bayangan itu menatap Ninth Chaos dan bertanya,
“Kau masih belum berhasil menerobos? Situasi di dalam Chaos kian kacau. Dao Creator lain telah muncul. Keadaannya tidak baik.”
Bayangan itu merupakan kehendak First Chaos.
Ninth Chaos menghela napas.
“Cultivation level-ku tidak bisa meningkat. Jika ingin menerobos, aku membutuhkan sebuah kesempatan. Secara logika, setelah mencapai kesempurnaan dalam minor realm, aku seharusnya bisa langsung menembus realm yang lebih tinggi. Namun, aku gagal. Jika Endless Era masih tidak berhasil, mungkin memang tidak ada realm yang lebih tinggi.”
First Chaos terdiam.
Setelah beberapa lama, First Chaos kembali bertanya,
“Bagaimana kau akan membereskan kekacauan ini jika memang tidak ada realm yang lebih tinggi? Para Dao Creator tidak bisa saling membunuh.”
“Kalau begitu, kita hanya bisa menggunakan Great Dao Immeasurable Calamity untuk menekan mereka. Jika aku saja tidak bisa menerobos, mustahil Divine Might dapat menembus batas itu. Dia masih terlalu muda. Dao Creator lainnya sudah mencapai batas akhir.”
Ninth Chaos berhenti sejenak sebelum melanjutkan,
“Yang benar-benar membuatku merasa terancam adalah Dark Forbidden Lord dan Dao Field milik Divine Might. Dark Forbidden Lord hanya berani melancarkan kutukan, yang berarti kekuatannya belum cukup. Dao Field milik Divine Might dapat menghalangi pengintaianku. Terlebih lagi, aku tidak bisa menerobos masuk ke dalamnya. Sungguh ada eksistensi seperti itu… Aku sama sekali tidak mampu memahaminya.”
Ninth Chaos pernah menyaksikan Han Jue bertransmigrasi dari Eighth Chaos ke dalam reinkarnasi Chaos saat ini. Karena itu, ia dapat memastikan bahwa Han Jue tidak memiliki latar belakang tersembunyi yang lebih dalam.
Oleh sebab itu, ia mengira Dao Field tersebut hanyalah sebuah Supreme Treasure, bukan perwujudan kekuatan Han Jue.
Seolah-olah seorang Sage menganggap mustahil bagi manusia fana tanpa kehidupan masa lalu yang termasyhur untuk mencapai Dao sejak lahir.
First Chaos tidak mengatakan apa-apa lagi. Ia hanya bisa memercayai Ninth Chaos.
Jika Ninth Chaos saja tidak mampu melihat menembus masalah itu, tentu First Chaos juga tidak mungkin memecahkannya.
Primordial Chaos.
Xing Hongxuan mengendarai awan dan mendarat di hadapan sebuah aula.
Tiga kata terukir pada papan nama istana itu:
Ming Ji Palace.
“Gadis kecil, keluarlah dan mati!”
Begitu Xing Hongxuan selesai berbicara, beberapa sosok muncul dan mengepungnya. Mereka adalah pengawal pribadi Goddess Ming Ji. Para kultivator Primordial yang berada di bawah Han Huang tidak berani menghalanginya, sehingga mereka membiarkannya masuk.
“Tunggu.”
Suara Goddess Ming Ji terdengar dari dalam, menghentikan para pengawal pribadi yang hendak menyerang.
Pintu Ming Ji Palace terbuka. Goddess Ming Ji berjalan keluar dengan sikap anggun dan berwibawa, sementara para pengawal pribadi menyingkir, memberi jalan kepada kedua wanita itu.
“Aku seharusnya memanggilmu Ibu. Kini aku telah menikah, jadi kita tentu sudah menjadi keluarga. Ibu, apakah kau masih memperhitungkan masalah masa lalu?”
Xing Hongxuan tersenyum.
“Bukankah kau ingin membunuhku? Tidakkah kau merasa canggung memanggilku Ibu sekarang?”
“Lalu apa maumu?”
“Aku juga ingin membunuhmu.”
“Hehe, memangnya kau punya kemampuan untuk itu? Sudahlah, pergi. Demi suamiku, aku tidak akan memperpanjang masalah ini.”
“Pernikahan harus mendapat persetujuan orang tua. Apa kami pernah menyetujui pernikahan ini?”
“Kau… Apa kau bisa mengendalikan suamiku?”
“Aku memang tak bisa mengendalikannya, tetapi aku bisa mengendalikanmu.”
Goddess Ming Ji murka.
“Kalau begitu, kemarilah dan kendalikan aku!”
Dengan satu pikiran dari Xing Hongxuan, rambut Goddess Ming Ji mendadak memutih. Kulitnya mengeriput, sementara vitalitas dalam tubuhnya mengalir keluar dengan cepat.
“Kau…”
Mata Goddess Ming Ji membelalak. Ia buru-buru mengerahkan kekuatan Dharmic-nya untuk menghentikan perubahan aneh yang terjadi pada tubuhnya, tetapi usahanya sia-sia.
Para pengawal pribadi di sekelilingnya juga tercengang. Goddess Ming Ji adalah seorang Great Dao Sage—bagaimana mungkin ia bisa dipengaruhi semudah itu? Mereka bahkan tidak melihat bagaimana Xing Hongxuan melakukannya.
Xing Hongxuan tersenyum penuh kemenangan.
“Apakah Huang’er masih akan menyukaimu jika kubuat kecantikanmu yang telah bertahan selama sepuluh juta tahun lenyap?”
Setelah mengucapkan itu, ia berbalik dan pergi.
“Tangkap dia!”
Goddess Ming Ji berteriak histeris. Para pengawal pribadi segera menggunakan Mystical Powers mereka satu demi satu. Mereka tidak berani mendekat dan memilih menekan Xing Hongxuan dari jarak jauh.
Namun, tepat ketika mereka hendak menyerang, tubuh mereka mendadak berubah menjadi abu. Tubuh dan jiwa mereka musnah seketika.
Xing Hongxuan tidak mengatakan apa-apa dan terus pergi.
Goddess Ming Ji terpaku melihat kejadian itu.
Xing Hongxuan tidak semenakutkan ini ketika mereka terakhir kali berhadapan dengan Heavenly Dao. Saat itu, Goddess Ming Ji bahkan merasa dirinya lebih kuat. Namun kini, Xing Hongxuan terasa lebih menakutkan daripada suaminya sendiri—begitu dalam dan tak terduga, begitu kuat hingga tak terbendung.
Mengapa bisa terjadi seperti ini?
Di dalam domain Shi Tian, Han Jue akhirnya merasa muak setelah berkeliling dan membunuh tak terhitung makhluk hidup yang tidak disukainya.
Ia menarik kembali niat jahatnya dan mulai memperlihatkan sisi kebajikannya.
Setelah itu, Han Jue kembali berkelana di domain Shi Tian. Setiap kali menemukan ketidakadilan, ia akan turun tangan membantu. Dari para Great Dao Supremes hingga manusia biasa, ia tidak lagi membunuh siapa pun.
Bahkan ketika berhadapan dengan para pelaku kejahatan, ia hanya memperingatkan dan memberi mereka pelajaran.
Tahun demi tahun berlalu. Jutaan tahun pun melintas dengan cepat. Kabar tentang tindakan Han Jue di Shi Tian menyebar ke seluruh makhluk hidup, dan ia mulai dikenal sebagai Virtuous Sage.
Sementara itu, legenda tentang Killing God Shi Tian perlahan memudar. Tak seorang pun berani membalas dendam kepadanya. Killing God Shi Tian dan Virtuous Sage seolah-olah adalah dua sosok yang sama sekali berbeda.
Lambat laun, Han Jue memperoleh penghormatan dari seluruh makhluk hidup di Shi Tian. Patung-patung dirinya didirikan di berbagai dunia.
Han Jue tiba di sebuah istana tempat klon Shi Tian berada. Klon itu memiliki kekuatan kultivasi yang telah terakumulasi selama hampir delapan ratus triliun tahun.
Sebelumnya, Han Jue telah memusnahkan Immeasurable Destruction Venerable. Demi menjaga keseimbangan, Shi Tian terpaksa menciptakan Immeasurable Destruction Venerable yang baru.
Klon ini tetap diberi nama Immeasurable Destruction Venerable.
“Sekarang katakan kepadaku—haruskah aku membunuh Shi Tian atau membantunya?”
Suara Han Jue melayang ke telinga Immeasurable Destruction Venerable, membuatnya terkejut hingga membuka mata.
Begitu melihat Han Jue, ia segera berdiri dengan ketakutan.
Akhir Chapter 1104
💬Komentar (0)
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *