Death of the Emperor!
Sembilan lagu itu muncul secara bersamaan. Hal seperti ini hanya terjadi dalam legenda dan rumor, tetapi pada saat ini, sembilan lagu tersebut bergema di istana Ancient Dao!
Ratusan ribu anggota Ancient clan dipenuhi dengan kegembiraan dan berlutut menghadap bayangan Ancient Ancestor.
Ayah Ancient Dao Emperor, yang telah kehilangan satu tangannya, merasa terkejut dan ikut berlutut tanpa keraguan sedikit pun. Tubuhnya gemetaran, tetapi tidak ada rasa gembira di dalam hatinya. Sebaliknya, yang ada hanyalah ketakutan dan rasa ngeri yang tiada tara.
"Bayangan Ancient Ancestor dipanggil oleh orang ini... Dia mampu memainkan sembilan lagu. Ini... ini... Bahkan di dalam keluarga kekaisaranku, tidak ada seorang pun yang mampu melakukan hal seperti ini. Mungkinkah orang ini... Mungkinkah garis keturunannya bahkan jauh lebih murni daripada milik keluarga kekaisaranku?!"
Xuan Luo berdiri di sana dan menatap bayangan Ancient Ancestor dengan rasa hormat di matanya. Dia tidak berlutut, melainkan mengatupkan tangan dan membungkuk ke arah bayangan tersebut.
Ancient Dao Emperor tercengang, dan matanya memancarkan ketidakpercayaan. Dia tampak seperti telah menjadi gila dan mundur hingga berada di luar istana.
Dia mendongak dan melihat sosok itu menatap ke arah langit dengan kedua tangan di belakang punggungnya.
Saat melihat sosok tersebut, Ancient Dao Emperor gemetar hebat dan hatinya terguncang dahsyat.
"Tidak mungkin!!" jeritnya. Dia kemudian terus mundur hingga tiba di lapangan.
"Aku adalah putra langit, aku adalah Ancient Dao Emperor, aku adalah keturunan dari Ancient Ancestor!!"
Wajah Ancient Dao Emperor tampak pucat pasi dan pikirannya dipenuhi dengan kegilaan. Dia tidak sanggup menerima kenyataan ini, dan dia tidak mampu menahan pukulan sehebat ini. Dia menunjuk ke arah bayangan itu dan melontarkan raungan histeris.
Semua orang di lapangan, selain Xuan Luo, berlutut di tanah. Bahkan anggota dari dua clan lainnya juga ikut berlutut.
Hanya Ancient Dao Emperor yang berdiri di sana, menunjuk ke arah bayangan Ancient Ancestor seperti orang gila.
"Tidak mungkin, ini tidak mungkin, ini palsu!!! Ini adalah ilusi yang dia buat, ini tidak mungkin nyata. Aku adalah keturunanmu yang sebenarnya, aku memiliki garis keturunan yang seharusnya membuatmu muncul. Aku adalah Ancient Dao Emperor!!
"Kalian semua, berdirilah! Apakah kalian semua buta? Ini palsu. Berdiri!!"
Ancient Dao Emperor terus meraung seperti orang gila kepada orang-orang di sekitarnya. Sikap berlutut dan pemujaan mereka seolah membawa ketakutan dan tekanan besar baginya, seakan-akan mereka memaksanya untuk menerima bahwa semua ini memang nyata.
Namun, tidak peduli seberapa keras dia meraung, tidak ada satu pun yang memedulikannya. Mereka semua terhenyak oleh bayangan Ancient Ancestor, dan tak ada seorang pun yang berani berdiri.
Bagi Ancient clan, tempat kekuasaan kekaisaran bertakhta paling tinggi, alasan mereka merasa begitu hormat terhadap kekuasaan kekaisaran adalah karena sang pencipta kekuasaan kekaisaran itu sendiri. Ancient Ancestor telah menciptakan ketiga clan dan merupakan sosok yang sangat diabdi oleh Ancient clan dari lubuk hati mereka yang paling dalam!!
Di dalam pikiran mereka, Ancient Ancestor adalah keberadaan yang mahatinggi!
"Kings, Immortal Generals, berdirilah demi emperor ini. Apakah kalian semua tidak bisa melihat bahwa ini palsu? Ini palsu, ini palsu, ini palsu!!!"
Ancient Dao Emperor gemetar saat dia berlari seperti orang gila ke arah salah satu dari 18 Kings dan menendangnya.
Seluruh lapangan terdiam membisu dan hanya Ancient Dao Emperor yang membuat kegaduhan, tetapi tidak ada seorang pun yang memandangnya.
"Palsu... Ini semua palsu..."
Mata Ancient Dao Emperor sepenuhnya dikuasai oleh rasa takut. Tubuhnya gemetaran saat menatap bayangan di langit, dan dia masih dalam keadaan histeris.
Pada saat ini, Wang Lin, yang sedang memeluk Song Zhi, berjalan keluar dari istana.
Dia berdiri di pintu istana dan melihat ke luar. Dia menyaksikan semua orang berlutut, lalu dia terbang ke udara sambil membawa Song Zhi.
Saat dia muncul, bayangan raksasa Ancient Ancestor seolah bersatu dengannya dan memancarkan tekanan yang tak terlukiskan. Tekanan ini menyebabkan bumi berguncang dan langit berubah warna. Semua orang yang berlutut di bawah mulai gemetaran.
Wang Lin menundukkan kepalanya. Mata peraknya memancarkan kekejaman dan ketidakpedulian saat dia menatap Ancient Dao Emperor yang masih meraung-raung.
Pada saat yang sama, bayangan Ancient Ancestor juga menundukkan kepalanya dan menatap Ancient Dao Emperor dengan mata perak yang persis sama.
Raungan Ancient Dao Emperor mendadak terhenti ketika bayangan itu menatapnya. Dia mundur dengan gigi yang mengertak ketakutan, lalu tiba-tiba dia mulai meraung lagi.
"Aku adalah keturunanmu. Aku tidak mengkhianati Ancient clan. Kau tidak bisa membunuhku!"
Wang Lin tetap terdiam lalu mengangkat tangan kanannya. Saat dia mengangkat tangan kanan, bayangan Ancient Ancestor turut mengangkat tangan kanan raksasanya. Ketika Wang Lin menunjuk ke arah Ancient Dao Emperor, tangan raksasa di langit itu pun menunjuk ke arah Ancient Dao Emperor.
“Ye Mo… aku akan meminjam tangan Ancient Ancestor untuk memberimu kematian!!”
Ini adalah pertama kalinya Wang Lin berbicara sejak Ancient Ancestor muncul. Setelah mengucapkan kalimat itu, seberkas cahaya perak melesat dari tangan kanan Ancient Ancestor, terbang lurus menuju Ancient Dao Emperor.
Wajah Ancient Dao Emperor berubah sepucat mayat. Dia menjerit ketakutan meratapi nasibnya.
“TIDAK!!
“Grand Empyrean Gu Dao, selamatkan aku!!! Ayah, selamatkan aku!! Ancestor, selamatkan aku!! Imperial Teacher, selamatkan aku!!!” raung Ancient Dao Emperor dalam ketakutan yang amat sangat.
Saat dia berteriak memanggil leluhurnya, jauh di bawah tanah di balik istana, terdapat sebuah peti mati ungu di dalam ruang rahasia yang dipenuhi ukiran rune.
Seorang wanita tua berbaring di dalam peti mati tersebut. Sosoknya tampak layaknya tengkorak, namun mengenakan jubah kerajaan. Matanya mendadak terbuka, memancarkan ketakutan dan keraguan, tetapi dia memilih untuk tidak keluar.
Di permukaan tanah, saat cahaya perak semakin mendekat, cahaya ungu terpancar menyelimuti Ancient Dao Emperor. Namun, begitu cahaya perak menyentuh cahaya ungu itu, pelindung ungu tersebut seketika hancur berkeping-keping. Cahaya perak itu pun menembus tepat di antara kedua alis Ancient Dao Emperor.
Kepala Ancient Dao Emperor meledak hancur berhamburan darah, dan tubuhnya mulai merekah. Seluruh tubuhnya runtuh menjadi kepingan tak terhitung jumlahnya, yang terus hancur hingga tak ada lagi yang tersisa.
Bahkan jiwanya pun dimusnahkan hingga tak berbekas oleh cahaya perak ini, benar-benar lenyap selamanya. Seorang kaisar kuno telah terbunuh di dalam istananya sendiri, tepat di hadapan rakyatnya!
Pria tua yang berlutut di dalam istana gemetar saat Ancient Dao Emperor memanggil namanya. Dia bergolak dalam batinnya, namun tak berani melangkah untuk menyelamatkan Ancient Dao Emperor. Dia juga tidak memiliki cara untuk menyelamatkan kaisar itu dari cengkeraman bayangan Ancient Ancestor.
Setelah melakukan hal tersebut, wajah Wang Lin tampak sedikit pucat dan bayangan Ancient Ancestor perlahan-lahan memudar. Sebelum bayangan itu menghilang sepenuhnya, Wang Lin mendadak menatap ke arah cakrawala, menembus menuju sebuah gunung terpencil di luar kota kekaisaran.
Sosok yang bertanggung jawab atas pengambilan jiwa Wan Er bukanlah Ancient Dao Emperor, melainkan sosok berselimutkan cahaya tujuh warna yang pernah dilihat Wang Lin melalui batu giok dari Great Soul Sect. Sosok misterius itu tak lain adalah Imperial Teacher dari Ancient Dao!!
Dialah Imperial Teacher yang telah mengambil serpihan jiwa Li Muwan dan menyerahkannya kepada Ancient Dao Emperor. Dia pula yang memberi tahu kaisar untuk mencari seseorang yang bisa menyatu dengan jiwa tersebut.
Imperial Teacher adalah dalang di balik semua ini. Ancient Dao Emperor hanyalah dimanfaatkan dan diperdaya untuk menjadi bagian dari rencana sang Imperial Teacher.
Wang Lin sebenarnya sudah menyadari hal ini sejak melihat ingatan di dalam giok tersebut, tetapi dia menahannya karena pada saat itu, amarahnya telah membakar habis pikirannya!
Kini setelah Ancient Dao Emperor tewas, Wang Lin hendak menemui dalang sesungguhnya di balik konspirasi ini. Untuk membuktikan apakah dugaannya benar... apakah sosok itu memang... orang tersebut!
Wang Lin tidak dapat menemukan keberadaan Imperial Teacher Ancient Dao yang misterius itu hanya dengan divine sense milik-Nya. Namun, ketika dia memanggil bayangan Ancient Ancestor dan membunuh Ancient Dao Emperor, aura kematian sang kaisar terserap oleh bumi lalu mengalir menuju gunung terpencil di kejauhan.
Saat bayangan Ancient Ancestor aktif, Wang Lin juga merasakan keberadaan sebuah formasi raksasa di dalam gunung berongga itu. Samar-samar dia bisa melihat sesosok bayangan berada di pusat formasi!
Tanpa perlu menebak lagi, dia yakin bahwa orang inilah penyebab dari semua malapetaka ini—sang Imperial Teacher Ancient Dao yang misterius!
Melihat bayangan Ancient Ancestor akan segera menghilang, kilatan cahaya perak melintas di mata Wang Lin. Dia segera mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke arah gunung terpencil itu!
Begitu dia menunjuk, mantra Ancient Ancestor yang teramat dahsyat—yang pernah dia lihat di dalam giok pemberian Prince Ji Du—seketika muncul di dalam pikirannya!
Bayangan Ancient Ancestor turut mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke depan sebelum akhirnya lenyap sepenuhnya. Kendati demikian, mantra tersebut telah berhasil disempurnakan!
Di luar kota kekaisaran yang melayang di angkasa, ruang di sekitar gunung terpencil itu seakan terpisah dari dunia, lalu mendadak terperas dengan dahsyat.
Gemuruh bagai guntur menggema saat cahaya sepuluh warna terpancar menyelimuti gunung itu, berjuang keras menahan gempuran dari Wang Lin.
Bahkan istana pun samar-samar bisa mendengar kebisingan itu. Saat gunung berguncang hebat, retakan raksasa muncul membelahnya menjadi dua, menyingkapkan formasi raksasa di dalamnya!
Namun, kekuatan jari Ancient Ancestor terhempas oleh cahaya sepuluh warna, hingga keduanya sama-sama lenyap.
Pupil mata Wang Lin mengecil. Dia mengibaskan lengan bajunya lalu membumbung ke langit bersama Song Zhi. Sementara untuk jiwa Celestial Emperor dan kepala Celestial Ancestor, dia sudah menyimpannya sejak tadi.
Namun, tepat saat dia hendak pergi, sebuah raungan menggema dari bawah istana.
“Dosa membunuh kaisar tidak terampuni. Kau harus meninggalkan jiwa Celestial Emperor dan kepala Celestial Ancestor!”
Akhir Chapter 2033
💬Komentar (0)
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *