Namanya Yao Qing
Ekspresi Lord of Wuji tampak sangat buruk.
Dia masih meremehkan kendali Su Zhiwei atas Red Dust Domain. Siapa sangka wanita itu mampu mengecilkan seluruh Realm menjadi sekuntum bunga merah? Dengan cara-cara biasa, mustahil baginya untuk meninggalkan Realm ini.
“Su Zhiwei … kalau kau mengira bisa menjebakku dengan cara seperti ini, kau terlalu naif.”
Lord of Wuji mendengkus dingin, lalu menghentakkan kakinya ke tanah.
Boom—!
Dalam sekejap, tanah tandus di bawah kakinya berubah menjadi perak, kemudian mengalir deras ke dalam tubuh Lord of Wuji. Semua material—tanah, bebatuan, bangunan, dan sebagainya—berasimilasi dengan tubuhnya. Sosoknya pun membesar dengan kecepatan yang mengerikan.
Semula, Lord of Wuji hanya tampak seperti serangga kecil di atas kelopak bunga merah. Namun, dalam sekejap mata, tubuhnya telah membesar hingga seukuran bola pingpong dan masih terus berkembang dengan kecepatan yang mencengangkan.
Jarak antaratom merenggang secara brutal. Pada saat yang sama, ruang di sekeliling Lord of Wuji perlahan terdistorsi, seolah-olah dia sedang merobek batasan dimensi sedikit demi sedikit untuk memaksa dirinya menjadi eksistensi yang berada pada dimensi yang sama dengan Su Zhiwei.
Su Zhiwei menyipitkan mata.
Telapak tangannya, yang secara kasatmata mampu menutupi seluruh Bumi, menggelegar saat menghantam tubuh Lord of Wuji. Serangannya laksana langit yang runtuh dan kiamat yang tiba.
Jika sebelumnya keadaan Lord of Wuji bagaikan Sun Wukong yang terkurung di dalam telapak Buddha, maka kini Five Elements Mountain yang hendak menekannya telah datang.
Dada Lord of Wuji naik turun dengan cepat. Kekuatan “Material Science” didorong hingga batas mutlaknya. Tubuh peraknya yang tak kenal menyerah mulai memancarkan cahaya menyilaukan, sementara material-material tak terhitung jumlahnya tercipta, berpadu, dan saling menjalin di dalam tubuhnya.
Tubuhnya berubah menjadi eksistensi yang menyerupai mecha raksasa. Sebuah reaktor nuklir super sebesar kota menyala di dalam dadanya, sedangkan sistem-sistem tenaga yang menyerupai gunung beroperasi dengan gila-gilaan di posisi berbagai organ dalamnya.
Udara menguap dengan cepat di permukaan tubuh peraknya. Tangan kanannya mengepal. Sesaat kemudian, kepalan itu berubah menjadi celestial material yang tak dapat dihancurkan, lalu melesat menyambut telapak raksasa tersebut.
Saat tinju itu diayunkan, ruang di sekitarnya mulai runtuh. Serangan habis-habisan Lord of Wuji, yang mengandung empat puluh persen kekuatan puncaknya, sanggup mengubah hampir separuh Red Dust Domain menjadi debu jika menghantam tanah di bawah sana.
Sayangnya … lawan yang dihadapinya sekarang adalah Lord of the Red Dust dalam kondisi sempurna, dengan Combat Power pada puncaknya.
Boom—!
Ketika telapak raksasa yang menutupi langit bertabrakan dengan tinju perak itu, tanah di bawah kaki Lord of Wuji mendadak terseret menjauh. Su Zhiwei telah memindahkan bunga merah yang berisi Red Dust Domain. Jika tidak, gelombang kejut dari benturan mereka mungkin akan memicu gempa dahsyat yang menghancurkan segalanya.
Karena Red Dust Domain telah dipindahkan, tubuh Lord of Wuji kehilangan pijakan. Tinju dan telapak itu bertabrakan di udara kosong, lalu gelombang udara menggelegar segera menyapu Gray World.
Seluruh gunung dalam radius ratusan kilometer hancur menjadi puing-puing. Sejumlah Gray World Calamities yang kebetulan berada di sekitar sana pun ikut lenyap tanpa jejak.
Sesaat kemudian, tubuh Lord of Wuji terlempar mundur.
Salah satu lengannya meledak di tempat. Tubuh peraknya yang remuk melesat melintasi langit seperti meteor, menghantam tanah Gray World hingga membentuk ngarai sepanjang beberapa kilometer, sebelum akhirnya berhenti tanpa suara jauh di dalam bumi.
Jubah latihan putih Su Zhiwei berkibar ringan tertiup angin. Sambil menggenggam Red Dust di satu tangan, dia melangkah dan seketika tiba di ujung ngarai.
“… Ini tidak mungkin.”
Jauh di dalam bumi, Lord of Wuji yang tubuhnya dipenuhi luka bangkit tertatih dari reruntuhan. Dia menatap Su Zhiwei dengan tak percaya.
“Kau jelas-jelas tidur selama lebih dari tiga ratus tahun. Bagaimana mungkin tubuhmu masih berada dalam kondisi puncak? Setelah keluar dari Hibernation Pod, seharusnya kau tidak bisa hidup lama! Bagaimana kau melakukannya?!”
Sejak terbangun, Lord of Wuji berada dalam kondisi renta dan sekarat. Ia hanya dapat memperpanjang hidup dengan meninggalkan tubuh fisiknya, lalu menggunakan kekuatan Material Science untuk mengubah dirinya menjadi Mercury Moon. Namun, cara itu tetap tidak mampu menyelesaikan masalah jiwanya, sehingga ia bersusah payah memurnikan Philosopher’s Stone.
Semula ia mengira Material Science miliknya cukup istimewa. Selama memperoleh Philosopher’s Stone dalam jumlah memadai, ia yakin dapat menjadi yang pertama di antara Nine Monarchs pada era ini yang memulihkan kekuatan puncaknya.
Namun kini, ia melihat seseorang yang telah mencapai tahap itu lebih cepat darinya.
Seorang Lord of the Red Dust yang tidak mengalami backlash dari Hibernation Pod, memiliki sisa umur yang melimpah, dan masih berada dalam kondisi puncaknya!
Lord of Wuji tidak mengerti bagaimana Su Zhiwei dapat melakukannya. Mungkinkah dia juga memiliki cara yang serupa dengan Philosopher’s Stone? Tidak, itu tidak mungkin...
Mata Lord of Wuji sedikit menyipit saat menatap kulit Su Zhiwei.
Di balik kulit Su Zhiwei, sebuah Embroidery Diagram mengalir tanpa suara, seolah menyimpan misteri yang tak berujung. Alis Lord of Wuji semakin berkerut. Dalam keadaan linglung, ia seakan melihat sosok seorang lelaki tua yang tubuhnya dipenuhi luka berdiri membelakangi Su Zhiwei.
Lord of Wuji tertegun.
Lord of the Red Dust saat ini bukan sekadar Lord of the Red Dust. Ia adalah mahakarya tiada tanding yang diciptakan oleh seorang Demigod lain dari Path of the Arts setelah menghabiskan waktu tiga ratus tahun.
Bagaimana mungkin ia menang melawan Lord of the Red Dust seperti itu? Dengan apa ia bisa menang?!
“Aku bertanya kepadamu.” Su Zhiwei menunduk menatap Lord of Wuji. Suaranya terdengar seakan berasal dari dunia arwah. “Siapa nama Pathway Chief dari Path of the Arts tadi?”
“... Apa?”
Lord of Wuji tertegun, bertanya-tanya apakah pendengarannya bermasalah.
“Yang kutanyakan, siapa nama lelaki tua yang kaulukai tadi?!”
“...”
Seolah teringat sesuatu yang lucu, Lord of Wuji mencibir.
“Orang itu mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk membekukan aliran waktu di tubuhmu, tetapi kau bahkan tidak tahu namanya?”
Kata-kata Lord of Wuji menancap ke dalam hati Su Zhiwei bagaikan jarum. Firasat yang bersemayam dalam hatinya semakin kuat.
Kedua tangannya mengepal erat. Tiba-tiba, Su Zhiwei menghantamkan tubuh Lord of Wuji jauh ke dalam tanah. Satu tangannya menekan bahu Lord of Wuji yang remuk ke dasar jurang, sementara tangan lainnya mengarah ke kehampaan. Sebilah lightsaber berkilauan pun muncul dan menempel tepat di antara alis Lord of Wuji!
“Akan kutanyakan untuk terakhir kalinya... siapa namanya?!” Su Zhiwei dipenuhi niat membunuh.
Menghadapi lightsaber Su Zhiwei, Lord of Wuji tidak menunjukkan perubahan sedikit pun pada wajahnya. Setelah terdiam sejenak, ia akhirnya menjawab,
“Namanya Yao Qing.”
Hati Su Zhiwei tiba-tiba bergetar.
Yao Qing...
Dalam benak Su Zhiwei, kembali muncul sosok lelaki tua berwajah keriput yang tubuhnya dipenuhi luka. Tubuhnya membungkuk, hampir-hampir menundukkan kepala hingga menyentuh tanah, seakan tidak berani menatap mata Su Zhiwei.
“Pathway Chief dari Path of the Arts dengan hormat menyambut kembalinya Lord of the Red Dust.”
“Jagalah dirimu baik-baik. Orang tua ini... akan undur diri.”
Dalam ingatannya, air mata yang mengalir tanpa suara dari sudut mata lelaki tua itu terasa seperti sebilah pedang yang terlalu berat untuk ditanggung. Pedang itu menembus jauh ke dalam hati Su Zhiwei, menghancurkannya dan meninggalkan rasa nyeri yang tak tertahankan.
Ternyata Yao Qing.
Pantas saja ia dapat bertahan hidup tanpa Hibernation Pod. Pantas saja begitu terbangun, ia sudah berada di kediaman Keluarga Su. Pantas saja saat itu Yao Qing tidak berani menatapnya sekali lagi...
Namun, mengapa dia tidak mengakuinya tadi?!
Su Zhiwei merasa dirinya hampir hancur. Rongga matanya seketika memerah, sementara lightsaber yang menempel di antara alis Lord of Wuji bergetar mengikuti tubuhnya.
“Dengan kekuatannya sendiri, dia menaklukkan tiga ratus tahun waktu demi dirimu. Aku mengakui bahwa dia adalah seorang jenius dari Path of the Arts.” Suara Lord of Wuji terdengar acuh tak acuh.
“Sayangnya... dia akan segera mati.”
Akhir Chapter 705
💬Komentar (0)
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *